Penulis : Tifany Hayuning Ratri,S.Kep.,Ns.,M.Kep

Stroke sering kali datang tanpa peringatan, namun tubuh sebenarnya memberikan tanda-tanda awal yang sering diabaikan. Stroke terjadi ketika aliran darah ke otak terganggu, sehingga menyebabkan jutaan sel otak mati.

Mengapa Deteksi Dini itu Penting ?

Stroke masih menjadi penyebab kematian dan kecacatan tertinggi di Indonesia. Namun kabar baiknya stroke dapat dicegah dan diobati dengan cepat.Golden Periode (periode emas) adalah rentang waktu kurang dari 4,5 jam setelah muncul gejala dimana terapi medis sangat efektif mengurangi dampak stroke.

Kenali Metode “ FAST”

Kementrian Kesehatan RI merumuskan singkatan yang mudah untuk mengenali gejala stroke :

F (Fase / wajah)     : Minta orang tersebut tersenyum.Perhatikan apakah satu sisi wajah terkulai atau tidak simetris.

A (Arm/lengan)      : Minta orang tersebut mengangkat kedua lengan. Periksa Apakah salah satu lengan melemah atau jatuh.

S (Speech/Bicara)  : Minta orang tersebut mengulangi kalimat sederhana. Apakah bicaranya pelo, tidak jelas, atau tidak mampubicara ?

T (Time/Waktu)      : Jika terdapat salah satu gejala diatas, segera bawa ke rumah sakit yang memiliki fasilitas penanganan stroke.

Selain tanda itu, tanda lain yang muncul yaitu pandangan kabur secara tiba-tiba dan sakit kepala hebat yang datang mendadak.

Faktor Resiko yang Harus Diwaspadai

Stroke tidak hanya menyerang lansia, namun kini usia muda pun beresiko.Faktor utama stroke yaitu:

  1. Hipertensi (tekanan darah tinggi)
  2. Diabetes Melitus
  3. Kolestrol Tinggi
  4. Merokok
  5. Kurang olahraga dan obesitas

Tindakan Pencegahan (CERDIK)

Lakukan langkah “CERDIK” untuk mencegah stroke:

  1. Cek kesehatan secara berkala
  2. Enyahkan asap rokok
  3. Rajin aktivitas fisik/olahraga
  4. Diet seimbang (kurangi garam/gula/lemak)
  5. Istirahat cukup
  6. Kelola stres

Jangan pernah mengabaikan gejala stroke meskipun ringan dan hilang timbul, karena bisa menjadi peringatan stroke ringan (TIA) sebelum serangan besar terjadi. Waktu adalah Otak !

Referensi:

  • Kementrian Kesehatan RI.(2019,29 Oktober). begini cara mengenali gejala stroke.Ayo Sehat Kemkes.kemkes.go.id
  • Nasution,A.,& Sari,D.P.(2024). Edukasi dan simulasi deteksi dini stroke dengan pendekatan FAST pada kelompok beresiko. Jurnal Pengabdian Masyarakat SPIKesNas,2(1),22-29