Oleh: Ika Mustika Dewi, S.Kep., Ns., M.Kep

Masa remaja adalah fase transisi yang penuh dengan perubahan pesat, baik dari segi fisik, psikologis, maupun sosial. Di usia ini, rasa ingin tahu kita pasti lagi tinggi-tingginya. Namun, sering kali tingginya rasa penasaran ini tidak sebanding dengan akses informasi yang benar dan valid.

Akibatnya, tak sedikit dari kita yang menelan mentah-mentah rumor atau informasi kurang tepat yang beredar di media sosial maupun obrolan pergaulan sehari-hari. Padahal, menyerap konten yang tidak berbasis ilmiah dapat memperkuat mitos serta memicu kesalahpahaman seputar pubertas, menstruasi, hingga perilaku seksual.

Kenapa Kita Harus Peduli Kesehatan Reproduksi?

Mitos dan simpang siur informasi bukan cuma bikin kita bingung, tapi juga bisa berdampak negatif pada kesehatan fisik maupun mental. Kurangnya pemahaman yang benar berpotensi meningkatkan berbagai risiko, seperti:

  • Terjadinya perilaku berisiko.
  • Penularan Infeksi Menular Seksual (IMS).
  • Kehamilan Tidak Diinginkan (KTD).
  • Rasa malu dan stigma terhadap perubahan tubuh sendiri yang membuat kita enggan mencari bantuan atau informasi medis yang tepat.

Oleh karena itu, sangat penting bagi kita untuk mulai kritis menyaring setiap informasi di era digital dan menerapkan pola hidup sehat.

Momen Edukasi: Kegiatan Seru HIMIKA Universitas Alma Ata

Guna meluruskan berbagai mitos yang beredar, Himpunan Mahasiswa Ilmu Keperawatan (HIMIKA) Universitas Alma Ata Yogyakarta mengadakan kegiatan penyuluhan edukatif.

  • Tema Acara: “Jangan Salah Paham! Fakta, Mitos, dan Dampaknya pada Kesehatan Reproduksi Remaja”
  • Waktu & Lokasi: Jumat, 22 Mei 2026 di SMK Kesehatan Cipta Bhakti Husada Yogyakarta
  • Peserta: Siswa dan siswi kelas 11
  • Pemateri: Ika Mustika Dewi, S.Kep., Ns., M.Kep dan HIMIKA UAA

Lewat sesi penyampaian materi dan diskusi interaktif, para siswa diajak untuk membedakan secara jelas mana hal yang sekadar mitos dan mana yang fakta medis sesungguhnya. Selain sesi edukasi, acara juga dilengkapi dengan pre-test dan post-test, sesi tanya jawab berhadiah, serta edukasi mengenai pencegahan perilaku tidak sehat.

Tips Mulai Cerdas Menjaga Kesehatan Reproduksi

  1. Stop Percaya Rumpian Bebas: Jangan langsung percaya pada info viral di media sosial sebelum mengecek kebenarannya dari sumber medis tepercaya.
  2. Kenali Tubuhmu Sendiri: Perubahan fisik saat pubertas adalah hal wajar. Jangan merasa malu atau canggung untuk berkonsultasi dengan tenaga kesehatan atau guru Bimbingan Konseling jika menemui kendala.
  3. Pahami Dampak Jangka Panjang: Setiap keputusan dan perilaku yang kita pilih hari ini berdampak langsung pada organ serta sistem reproduksi kita di masa depan.

Yuk, jadi remaja yang makin aware, cerdas memilah informasi, dan bangga menjaga kesehatan diri sendiri mulai sekarang!